tak hentinya mata ini meneteskan air
meratapi kemalangan cinta yang
tercabik,,,
terbuang,,,
tak henti mulut ini menjerit menyebut "ALLAH"
seakan meregang nyawa
ah semua karena cinta
dan kesetiaan yang terpotong-potong olehnya
satu-satunya orang yang kucintai dalam sisa hidupku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar